Torehan Pena

Kliping, Reportase dari masa ke masa (https://torehanpena.github.io)

17 Jul 2000

TELAAH KRITIS KEBERADAAN AHMADIYAH

Yth. Redaksi Sabili Jl.Cipinang Cempedak 11/16 JAKTIM 13340

Assalamualaikum Wr.Wb.

Berkat membaca Sabili N0.3 Th.VIII, 16 Juli 2000 tentang, ”Menggugat Kesesatan Ahmadiyah", sekurangnya pembaca dapat meraih dua manfaat.

Pertama, bagi para Mubaligh Ahmadi yang telah lama bergabung [baiat], tulisan/komentar para nara sumber lebih menambah keyakinan mereka, lantaran gugatan yang di gelar H.Geys Amar,SH [PP Al-Irsyad Al-Isamiyah], Amin Djamaluddin [Ketua Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam] dan kawan-kawan, sama sekali tidak mengandung kebenaran, cenderung bernuansa fitnah dan sama sekali tidak mempengaruhi kehidupan sehari-hari dan tidak mengoyahkan keimanan para Ahmadi; Ahmadiyah tetap Istiqamah berpegang teguh kepada Al-Quran dan As-Sunnah Rasulullah saw.

Kedua, bagi para pembaca yang kritis berita tersebut membuat mereka penasaran, untuk menelaah secara seksama, konsep Islam lewat telaah kritis Ahmadiyah, sehingga tidak heran segenap perwakilan Jemaat Ahmadiyah Indonesia yang tersebar luas di tanah air akan kedatangan tamu-tamu yang akan mengkonfirmasikan hasil bacaan mereka dengan fakta dilapangan, dan dengan karunia Allah Taala diantara mereka menyadari dan akhirnya bergabung kepada Ahmaddiyah. Hal yang disayangkan para Mujahid yang mengatasnamkan pakar Islam seperti Djamaluddin, Prof. Mustafa Ali Yakub,MA, KH. Irfan Zindy, baru berani menyalahkan Ahmadiyah dari jarak jauh dengan cara sepihak tanpa dikonfirmasikan dengan rujukan buku-buku asli terbitan Ahmadiyah. Dan menjadi pertanyaan besar, mengapa beliau-beliau itu tidak secara kesatria menggelar dialog, diskusi, seminar Ilmiyah. Padahal Jemaat Ahmadiyah membuka pintu seluas luasnya. Jazakumullah kepada Redaksi Sabili yang telah mengabulkan hak jawab saya.

{Sukabumi, 17 Juli 2000 T.Hidayatullah}

comments powered by Disqus