Torehan Pena

Kliping, Reportase dari masa ke masa (https://torehanpena.github.io)

01 Jan 1974

Perjalanan

Medan pengkhidmatan musafir.

“Assalamualaikum,wrwb, Siti Nuraeni Tatang hidayatullah, izinkanlah kiranya hendah memaparkan perjalanan dalam kurun waktu 33 th 3 bulan mendampingi tugas suami. Perpindahan rumah sebanyak 16x, dan perpindahan tempat tugas 14 tempat, sbb:

  • PADANG : 1974-1977 – Awal permulaan ditugaskan di cabang padang, talang, bukit tinggi, lurah ingu, pampangan, dukuh 8 wil. Sumbar 9.

  • BANDUNG : 1977-1982 – Mutasi ke Wil. Bandung yg meliputi subang, sumedang, pangalengan, bunijaya, majalaya, cicaheum, lembang, dan berdomisili di Jl. Pahlawan Bandung masjid Mubarak.

  • CISALADA : 1981-1986 – Mutasi ke cabang Cisalada dan sekitarnya, cabang cibitung kulon, ciaruien, cimayang.

  • CIAMIS : 1985-1989 – Mutasi ke wil. Ciamis meliputi cabang ciamis, maparah, panawangan.

  • KRUCIL : 1989-1993
    – Mutasi ke Wil. Jawa tengah meliputi cabang krucil, banjarnegara, klapok, jengkol, pring amba, wonosobo.

  • THAILAND : 1993-1993 – Mutasi ke negeri Thailand.

  • WR.KIARA : 1993-2OO1 – Mutasi ke Wil. Sukabumi meliputi warung kiara, pelabuhan ratu, citalahab, ciheulang, parakan salak, lebaksari, kiara 2.

  • INDRAMAYU : 2OO1-2OO5 – Mutasi ke Wil. Indramayu meliputi loyang, sanca, dan cabang indramayu kota.

  • PARAKAN SALAK : 2OO5-2OO7 – Mutasi parakan salak, lebaksari, ciheulang wil. Sukabumi.

  • BRASTAGI : 2OO7-2OO8 – Mutasi ke wil. Sumut meliputi brastagi, kaban jae, bulan baru.

  • PURNA TUGAS : 2OO8 – Memasuki purna tugas, berkat Karunia Allah Taala setelahnya singgah beberapa bulan di dewan naskah Markaz Kemang, diamanah menjadi Kepala Madrasah jemaat Markaz, dan di kantor ristanata corner pusat bersama sahabat (Mln. Ismail Firdaus). Berkhidmat sebagai Zaim ‘Ala Markaz, Naib Zaim Shaf Awal, sek. Tarbiyyat dan Dewan Islah.


Perjalanan menuju Kota Padang

Setelah lulus dari KKPM atau Kursus Kader Mubaligh pada th 1974 di Tasikmalaya, mendapat SK tugas pertama ke kota Padang.

Untuk mendapatkan alamat yang pasti suami saya singgah di Mesjid Balikpapan dan menanyakannya kepada yang terhormat Bp Rais-Ut-Tabligh Imamuddin Sy.

Jawaban dari beliau sangat berkesan dan terngiang sampai saat ini dan akan selalu dijadikan pelajaran yang berharga; “kamu kan punya mulut” Suami saya pun pamitan dengan uang transport yang pas-pasan dan diantar oleh Bp Hidayatullah putra Bp. Murtolo SH sampai Tanjung Priok.

Setelah mendapatkan Tiket naiklah ke Kapal yang bagian Dek Kapal. Dapat dibayangkan dalam waktu 3 hari pengalaman perjalanan pertama kali menuju Teluk Bayur berada di Dek kapal bisa mabuk laut. Namun dengan Karunia Allah Ta’ala pertolongan pun datang. Suami saya bertemu dengan seorang dokter Ahmadi Bp. Nurdin satu kapal hanya bedanya beliau menyewa kamar kemudian beliau pun mengajak suami saya untuk ikut di kamarnya. Lega rasanya mendapat secercah harapan mendapat petunjuk alamat yang dituju. Setelah tiba di Teluk Bayur berpisah dengan Pak dokter. Kemudian suami saya di jemput oleh Pengurus Jemaat Cabang padang yang sebelumnya telah dikontak oleh Pak dokter. Alhamdulillah.