ANAK KESAYANGAN AMERIKA
Yth. Redaksi Suara Merdeka
Tulisan Bapak Ayip Bakar tentang Arab Saudi, yang secara klasik menjadi
’’anak kesayangan’’Amerika. [Suara Merdeka, 23 Maret 1991] cukup menarik.
Selama ini kita berasumsi bahwa suara yang dikumandangkan dari kota Suci Mekkah-Medinah suara Islam murni. Ternyata dengan ’’Krisis Teluk’’ suara yang dikumandangkan oleh Raja Fahd serta kaki tangannya jelas suara ’’Washington’’, dan sebagai operatornya orang ’’zionis’’.
Perang Teluk, dimana sebanyak 28 negara membumi hanguskan Irak, adalah konsep perang dengan aspirasi dan filosofi zionisme, tulis Ayip Bakar, yang diwakili Amerika secara lihai.
Jika dalam kasus Irak mereka begitu gigih melaksanakan Resolusi PBB nomor 660, 661, 662, 664, dan 665, apakah mereka juga akan konsisten dengan resolusi PBB tentang Palestina..?
Jawabannya terserah tuan rumah yang ramah [Arab Saudi] dan para undangan asing, pimpinan Presiden George Bush.
{T.Hidayatullah Kotak Pos 13 Banjarnegara 53402}.